Jumat, 06 Januari 2017

Makalah Qurban 2016

                       


KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb
Puji syukur kehadirat Allah SWT, Rabb semesta alam. Limpahan rahmat, karunia dan hidayah-Nya yang berlimpah dan tiada akan pernah habis terhitung. Sungguh, maha besar Allah karena telah meridhai kami yang dapat menyelesaikan penulisan makalah tentang “Penelusuran Kegiatan Pemotongan Hewan Kurban”. Makalah ini dipergunakan untuk memenuhi tugas mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas IX. Rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapakan kepada pengajar dan pembimbing  serta banyak pihak yang terkait dalam penyelesaian makalah ini.
Dalam penyusunan makalah ini kami menyadari masih banyak kekurangan dan kelemahannya. Oleh karena itu kami sangat memerlukan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk menyempurnakan makalah ini. Semoga makalah ini menjadi lebih bermanfaat untuk para siswa/siswi pada umumnya.
Akhir kata, Kami barharap semoga makalah ini bemanfaat khususnya bagi Semua orang dan umumnya bagiseluruh siswa/siswi SMP. Kami menyadari bahwa kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT, untuk itu kami menerima kritik dan saran yang membangun.
Wassalamualaikum Wr. Wb

  Cirebon, September 2016

Penyusun
DAFTAR ISI                                              HAL.
KATA PENGANTAR........................................................................................2.
DAFTAR ISI .....................................................................................................3 
BAB  I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang .................................................................................4.
1.2. Rumusan Masalah ............................................................................4
1.3. Tujuan Penelitian .............................................................................5
BAB  II LANDASAN TEORITIS
2.1. Pengertian Dan Sejarah Kurban .....................................................5-6
2.2. Jenis Dan Syarat Hewan Kurban ......................................................6
2.3. Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban Yang Sesuai Dengan Syariat Islam ......................................................................................7
 BAB III METODOLOGI
3.1. Tahapan Penelitian ...........................................................................7
3.2. Metode Penelitian Dan Teknik Pengumpulan Data ........................7
3.3. Sumber Data Dan Informasi Penelitian ...........................................8
BAB IV PROSES PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN
4.1. Waktu Pelaksanaan, Jenis Dan Jumlah  Hewan Kurban .................8
4.2. Proses Penyembelihan  Hewan Kurban ..........................................8
4.3. Manfaat Hewan Kurban Bagi Masyarakat ....................................8-9
BAB V PENUTUP
5.1. Kesimpulan ......................................................................................9
5.2. Saran ........................................................................................... 9-10.
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 11-13.
LAMPIRAN…………………………………………………….................12-13
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Kami membuat makalah ini dengan tujuan untuk mengingatkan bahwa kita sebagai siswa juga bisa mengikuti kurban di sekolah, tidak harus selalu di lingkungan rumah saja. Kita semua mengetahui bahwa kurban dilaksanakan pada hari raya Idul Adha.
Kegiatan kurban dilaksanakan oleh orang Islam. Kurban dilaksanakan setelah menunaikan ibadah shalat Idul Adha. Kita juga boleh ikut menyumbangkan hewan untuk dijadikan kurban.
Demikian yang bisa kami sampaikan. Semoga dengan dibuatnya makalah agama yang membahas tentang Kurban ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Kami selaku pembuat mengharapkan semua bisa memanfaatkan makalah ini. Sekian dan terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca makalah ini.
1.2  Rumusan Masalah
B.     Rumusan Masalah
Agar pembahasan kita tidak keluar dari sub judul, ada baiknya pemakalah akan merumuskan masalah-masalah yang akan dibahas dalam makalah ini :
1.     Apa  Pengertian dan dasar hukum Qurban ?
2.     Apa  Syarat-syarat hewan untuk Qurban   ?
3.      Bagaimana Tata cara penyembelihan Qurban ?
4.      Kapan waktu untuk berqurban?
5      Bagaimana proses peemotongan hewan qurban.?
7             Apa saja jenis hewan qurban  ?
7  Sebutkan manfaat hewan qurban bagi masyarakat yang memberi       maupun yang menerimanya ?
1.3 Tujuan Penelitian
Ø Tujuannya supaya orang islam bisa mengetahui apa itu kurban, tatacara berqurban, dan pembagian daging kurban.
Ø Menambah wawasan pengetahuan tentang qurban
Ø Mengetahui tujuan berqurban
Ø Mengetahui manfaat qurban
BAB II LANDASAN TEORITIS
2.1 Pengertian dan Sejarah Kurban
a. Pengertian kurban
Qurban berasal dari bahasa Arab Qaraba-Yaqribu-Qurbanan artinya adalah mendekatkan diri kepada Allah Swt. Menurut istilah ialah ibadah bagi ummat Islam yang berupa perintah penyembelian binatang piaraan dengan syarat tertentu dengan tujuan mendapat ridha Allah Swt. Qurban dalam istilah fikih adalah Udhiyyah (الأضحية) yang artinya hewan yang disembelih waktu dhuha, yaitu waktu saat matahari naik. Secara terminologi fikih, udhiyyah adalah hewan sembelihan yang terdiri onta, sapi, kambing pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasriq untuk mendekatkan diri kepada Allah. Kata Qurban artinya mendekatkan diri kepada Allah Swt, maka terkadang kata itu juga digunakan untuk menyebut udhiyyah.
b. Sejarah kurban
Awal mula dari Qurban ini adalah ketika Nabi Ibrahim as mengalami mimpi yang terjadi secara berturut-turut. Dalam mimpi tersebut, Nabi Ibrahim mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk menyembelih putera kesayangannya, Ismail. Hati Ibrahim sangat gundah gulana memikirkan mimpi yang telah dialaminya tersebut. Saat itu, Ismail sudah diangkat menjadi seorang nabi dan berumur sekitar 13 tahun. Nabi  Ibrahim tidak dapat berbuat apa-apa karena itu merupakan perintah dari Allah SWT. Lalu, datanglah ia menemui Ismail untuk menyampaikan perintah Allah bahwa Ia harus menyembelih anaknya tersebut. Akan tetapi di luar dugaan, ternyata Ismail justru mengamini perintah dalam mimpi ayahnya tersebut. Hal tersebut dikarenakan mimpi itu merupakan wahyu dari Allah SWT.
Pada hari yakni tanggal 10 Dzulhijjah, Nabi Ibrahim dan puteranya pergi ke tanah lapang untuk menjalankan perintah Allah tersebut. Dalam perjalanan menuju tempat penyembelihan, setan terus menggoda Ibrahim dan Ismail untuk membatalkan perintah Allah tersebut. Namun, mengingat nabi Ismail sudah diangkat menjadi nabi, ia tidak gentar dan berkata bahwa dirinya siap untuk melakukan perintah Allah SWT. Ia merasa siap karena itu merupakan perintah dari Allah SWT. Bahkan Ismail meminta ayahnya untuk menutup wajahnya agar nabi Ibrahim tidak merasa iba ataupun ragu untuk melaksanakan perintah dari Allah SWT. Namun, ketika nabi Ibrahim mulai menggoreskan pedangnya, pedang tersebut selalu terpental. Ismail kemudian berkata bahwa dirinya ingin tali pengikat yang ada di tangan dan kakinya dilepas. Hal itu dilakukan agar malaikat dapat menyaksikan bahwa ia taat kepada Allah SWT. Peristiwa yang terjadi selanjutnya adalah peristiwa tradisional yang menjadi sejarah hari raya Idul Adha (hari Raya Qurban) yaitu ketika nabi Ismail ditukar dengan seekor domba oleh Allah SWT.
2.2 Jenis dan Syarat Hewan Kurban
Syarat hewan kurban
1. Jenis hewan qurban.
Hewan qurban harus berasal dari jenis binatang ternak. Contoh hewan ternak yang dimaksud adalah: Sapi, biri-biri, kambing, dan unta. Berdasarkan pada pendapat ulama-ulama madzhab, khususnya lima madzhab besar. Mereka sepakat jenis hewan ternak itulah yang diperbolehkan untuk menjadi hewan qurban.
2. Keadaan hewan qurban.
Hewan qurban hendaknya tidak memiliki cacat dalam fisik tubuhnya. Dari hadits riwayat Ahmad bin Hanbal, Rasulullah saw. Bersabda: “Empat macam hewan yang tidak akan sah dijadikan sebagai binatang untuk berqurban: rusak matanya, dalam keadaan sakit, berfisik pincang, memiliki tubuh kurus dan lemah.”
3. Usia hewan qurban.
Umur hewan yang sah untuk disembelih adalah: Domba yang telah mencapai umur satu tahun lebih atau gigi domba telah berganti. Kambing yang telah berumur dua tahun lebih. Unta yang mencapai umur lima tahun lebih. Sapi atau kerbau yang telah berumur dua tahun lebih.
Berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim, satu ekor unta bisa berlaku untuk tujuh orang. Demikian pula untuk satu ekor sapi atau kerbau, berlaku sama untuk tujuh orang.
4. Waktu penyembelihan qurban.
Mengenai jumlah hari tasyrik, para ulama berbeda pendapat. Madzhab Hanbali, Madzhab Hanafi, dan Madzhab Maliki berpendapat bahwa waktu qurban adalah hari Idul Adha dan dua hari setelahnya. Maka batas penyembelihan hewan qurban jatuh pada tanggal 12 Dzulhijjah.
2.3 Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban Yang Sesuai Dengan Syariat Islam
1.    Menggunakan pisau yang tajam, semakin tajam pisaunya, maka akan semakin baik.
2.     Menghadapkan hewan ke kiblat.
3.     Membaringkan hewan qurban diatas lambung sisi kiri.
4.     Menginjakan kaki pada bagian leher hewan.
5.     Membaca Basmalah hendak akan menyembelih.
6.     Membaca takbir
7.     Menyebutkan nama orang yang akan menjadi tujuan hewan qurban tersebut.
8.     Menyembelih dengan cepat supaya meringankan apa yang sedang dialami hewan.
9.     Memastikan pada bagian kerongkongan, tenggorokan, atau dua urat leher itu telah terpotong dengan pasti.
10.                      Dilarang mematahkan leher sebelum hewan tersebut benar-benar mati.
BAB III METODOLOGI
3.1.TAHAPAN PENELITIAN
1.     Studi Pendahuluan
2.     Perumusan Masalah
3.     Pengumpulan Data
4.     Pengolahan Data Dan Penyusunan Masalah
3.2. METODE PENELITIAN
Studi pustaka yang dipadukan dengan metode survei , yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan                         kajian pustaka dan mengambil data di lapangan selanjutnya data diolah dan disusun secara kualitatif.

TEKNIK PENGUMPULAN DATA:
1.     Observasi
2.     Interview (wawancara)
3.     Studi dokumentasi
3.3.SUMBER DATA
Proses penyembelihan hewan kurban di Desa Kasugengan Lor Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon.

Informan Penelitian :
1.     Tokoh Masyarakat
2.     Penyembelih
3.     Imam Masjid
4.     Kepala Desa
5.     Perangkat Desa Dan Masyarakat Sekitar
BAB IV PROSES PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN
4.1 Waktu Pelaksanaan, Jenis, dan Jumlah
1). Waktu pelaksanaan kurban
     Kurban dilaksanakan pada hari Senin, 12 September 2016.  Pada jam 10.13 WIB.
2). Jenis hewan kurban
    Jenis hewan yang dikurbankan yaitu kambing.
3). Jumlah hewan kurban
   Jumlah hewan yang dikurbankan yaitu 2 ekor kambing.
4.2 Proses Penyembelihan Hewan Kurban
Proses:
1.     Membaca doa penyembelihan
2.     Langsung proses pemotongan
3.     Mengikat 2 kaki kambing
4.     Pengulitan kulit kambing
5.     Pemotongan daging kambing yang sudah disembelih
6.     Setelah itu dibagikan kurang lebih ¼ kg
4.3 Manfaat Hewan Kurban Bagi Masyarakat
a. Manfaat bagi yang menerimanya:
1.     Bisa menikmati makan daging
2.     Berbagi kebahagiaan
b. Manfaat bagi yang kurban:
1.     Mendapatkan pahala
2.     Ucapan syukur atas rezeki yang lebih
3.     Bisa berbagi kebahagiaan kepada masyarakat
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Qurban adalah menyembelih hewan pada hari raya idul adha yakni tanggal 10 dzulhijjahdan hari tasyrik,yakni tanggal 11,12 dan 13 dzulhijjah. Ibadah berqurban adalah tujuan kita untuk mendekatkan diri kepada ALLAH SWT.
Apabila kita berqurban(menyembelih hewan) pada hari tasyrik yang bertepatan pada tanggal 13 dzulhijjah setelah terbenamnya matahari,maka itu tidak termasuk berqurban. Akan tetapi,hanya sedekah biasa. Firman ALLAH SWT , yang menjelaskan tentang qurban terdapat pada surah Al-kautsar 1-3. Bagi orang yang mampu,berqurban hukumnya wajib hewan untuk berqurban juga hanya boleh hewan sapi,kerbau,unta,dan kambing. Kita tidak boleh berqurban selain hewan itu. Hewan tersebut juga harus cukup umurnya,tidak boleh cacat ,harus dalam keadaan yang baik dan sehat. Berqurban juga mengenang peristiwa monumental kepatuhan Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Islmail a.s, yang menjalankan perintah ALLAH SWT. Salah satu manfaat berqurban yaitu memberikan kesenangan kepada fakir dan  miskin dengan memberikan daging qurban, walaupun tidak terlalu banyak
5.2 Kritik dan Saran
Demikian makalah ketentuan ajaran islam tentang qurban yang kami buat,mungkin inilah yang diwacanakan pada penulisan kelompok ini,meskipun penulisan ini masih jauh dari kata sempurna,minimal kita mengimplementasikan tulisan ini. Masih banyak kesalahan dari penulisan kelompok kami,karena kami manusia yang adalah tempat dan dosa.
Semoga makalah tentang qurban yang telah kami buat,semoga dapat bermanfaat bagi pembaca. Kedepannya kami akan lebih fokus dan details dalam menjelaskan tentang makalah tersebut dengan sumber-sumber yang lebih banyak dan tentunya dapat dipertanggung jawabkan
Mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini,tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya,karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Dalam hadist”Al insanu minal khotto wannisa” dan kami juga membutuhkan saran dan kritikan agar bisa menjadi motivasi untuk masa depan yang lebih baik dari pada masa sebelumnya. Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Umar Dhani yang telah membimbing makalah ini menjadi makalah yang baik dan benar. Terima kasih.



             









Tidak ada komentar:

Posting Komentar